Kegiatan Perkuliahan Dan Ujian

Evaluasi keberhasilan belajar mata kuliah adalah penilaian terhadap hasil belajar mahasiswa dalam suatu mata kuliah, yang dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan dalam satu semester dengan cara yang sesuai dengan karakter mata kuliah yang bersangkutan.

PERKULIAHAN

Keterlibatan dan tingkat penguasaan mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan dievaluasi dengan menerapkan sistem penilaian yang terdiri dari tiga komponen, yaitu:

  1. Tugas

Seluruh nilai Tugas dijumlahkan dan kemudian dibagi dengan banyaknya tugas yang seharusnya diselesaikan. Perhitungan ini menghasilkan angka yang disebut Angka Rata-rata Tugas (ART). Pada beberapa matakuliah, nilai Tugas dapat diperoleh selain dari tugas-tugas dalam perkuliahan juga  dari tugas-tugas yang diberikan dalam kegiatan responsi ataupun dalam kegiatan praktikum.

  1. Ujian Tengah Semester (UTS)

Pengujian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi penguasaan mahasiswa atas materi pengetahuan berdasarkan bahan perkuliahan selama tengah semester pertama. Hasil evaluasi ini disebut Angka Ujian Tengah Semester (AUTS).

  1. Ujian Akhir Semester (UAS)

Pengujian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi penguasaan mahasiswa atas materi pengetahuan berdasarkan bahan perkuliahan selama satu semester. Ujian ini hanya dapat diikuti oleh mahasiswa yang memenuhi syarat kesertaan proses belajar mengajar sekurang-kurangnya 80 % kehadiran kegiatan tatap muka. Hasil evaluasi ini disebut Angka Ujian Akhir Semester (AUAS).

Penyelenggaraan Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester  diatur dalam   “Pedoman Pelaksanaan dan Tata Tertib Ujian Tertulis” .

Dalam hal mahasiswa mengalami kondisi diluar kemampuannya pada saat ujian tengah semester atau ujian akhir semester sedang berlangsung maka mahasiswa bersangkutan dapat mengajukan  permohonan pelaksanaan ujian susulan

Berdasarkan SK  Rektor Unpar No. III/PRT/2011-11/211 tentang Evaluasi Keberhasilan Belajar dalam Matakuliah dan Evaluasi Tahap Kebutuhan Belajar Pada Program Sarjana dan Program Diploma di Universitas Katolik Parahyangan,  nilai Angka Akhir (AA) setiap mahasiswa dihitung dengan rumus: AA = (bobot x ART) + (bobot x AUTS) + (bobot x AUAS).Catatan : AA = Angka Akhir, AUTS = Angka Ujian Tengah Semester, AUAS = Angka Ujian Akhir Semester.  Angka Akhir (AA) tersebut kemudian dikonversi ke Nilai Akhir (NA). Pada dasarnya konversi AA menjadi NA dilakukan dengan menggunakan pedoman penilaian yaitu Penilaian Acuan Patokan  (PAP) atau Penilaian Acuan Norma (PAN).

Bila konversi dilakukan dengan PAP, maka batasan yang digunakan untuk NA sebagai berikut :

ANGKA AKHIR (AA) NILAI AKHIR (NA)
80 – 100 A
70 – 79 B
60 – 69 C
50 – 59 D
0 – 49 E

 

Bila konversi dilakukan dengan menggunakan Penilaian Acuan Norma (PAN), penghitungan dimulai dengan penetapan nilai MEDIAN untuk populasi mahasiswa peserta mata kuliah. Dalam hal satu dosen mengajar beberapa kelas (paralel) untuk satu mata kuliah, maka penilaian keberhasilan mahasiswa pada kelas-kelas (paralel) tersebut dianggap satu populasi, sepanjang tidak ditemukan penyimpangan “keseragaman” yang berarti.

Besarnya nilai Median tersebut selanjutnya menjadi batas terendah untuk Nilai Akhir

Jika 50% atau lebih mahasiswa mendapat AA = 60, maka angka 60 (enam puluh) ditetapkan sebagai Median. Selanjutnya menetapkan batas terendah untuk NA=A, NA=B, dan NA=D, masing-masing dengan rumus sebagai berikut :

1)    Batas terendah untuk NA = A

2)    Batas terendah untuk NA = B

3)    Batas terendah untuk NA = D

Catatan :

R1 =     Selisih antara AA tertinggi dengan Median

Bila AA tertinggi nilainya sangat luar biasa tingginya, yaitu jauh lebih tinggi dari sebagian besar nilai AA lainnya, maka pengajar mata kuliah yang bersangkutan dapat menetapkan nilai AA tertinggi yang bukan nilai AA tertinggi yang sebenarnya.

R2 =     Selisih antara Median dengan AA terendah

Bila AA terendah nilainya sangat luar biasa rendahnya, yaitu jauh lebih rendah dari sebagian besar nilai AA lainnya, maka pengajar mata kuliah yang bersangkutan dapat menetapkan nilai AA terendah yang bukan nilai AA terendah yang sebenarnya.

Evaluasi keberhasilan belajar mahasiswa dinyatakan dengan NA yang dimulai dari nilai A sampai dengan nilai E. Nilai-nilai tersebut masing-masing memberikan arti berikut:

NILAI AKHIR PREDIKAT BOBOT

NILAI AKHIR

A LULUS dengan SANGAT BAIK 4
B LULUS dengan BAIK 3
C LULUS dengan CUKUP 2
D LULUS dengan hasil KURANG 1
E TIDAK LULUS dan harus mengulang 0

Bagi mahasiswa “yang tidak dapat memenuhi keseluruhan komponen evaluasi keberhasilan belajar secara utuh”, misalnya tidak dapat memperoleh salah satu dari ketiga komponen evaluasi keberhasilan belajar ART atau AUTS atau AUAS, maka penilaian untuk mata kuliah tersebut tetap dilakukan seperti jika komponen penilaian yang lengkap adanya.

SEMINAR

Pada seminar tidak dilakukan penilaian melalui pelaksanaan ujian seperti halnya UTS dan UAS dalam perkuliahan. Penilaian atas keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan seminar dilakukan melalui:

  1. penilaian atas Makalah
  2. penilaian atas Penyajian
  3. penilaian atas Diskusi / Partisipasi
  4. penilaian atas Laporan Kegiatan

PRAKTIKUM

Penilaian terhadap mahasiswa dilakukan melalui pengukuran atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan praktikum dengan memperhatikan segi ketepatan waktu penyelesaian tiap tugas, kerapihan, ketelitian, tingkat perampungan, kreativitas dan ketepatan pengerjaan. Pada dasarnya Angka Akhir (AA) untuk kegiatan praktikum merupakan gabungan dari nilai pengerjaan tugas-tugas yang diberikan.

X